Pancasila Sebagai Sistem Etika

 PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA

Nama                         : Susilawati

Nim                            : 210101090

Mata Kuliah               :Pancasila

Dosen Pengampuh     : HAhmad Fikri Yahusin M.Si

 

FAKULTAS TARBIYAH

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM AL-QUR’AN AL-ITTIFAQIAH INDRALAYA

TAHUN AKADEMIK 2021


BAB I

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Pancasila merupakan sumber dari segala penjabaran norma, baik norma hukum maupun norma kenegaraan lainnya. Didalam filsafat pancasila mempunyai pemikiran-pemikiran yang kritis, mendasar, rasional, sistematis dan komperhenship. Oleh karena itu suatu pemikiran filsafat tidak secara langsung menyajikan norma-norma yang merupakan pedoman dalam suatu tindakan yang bersifat mendasar.

Sebagai suatu nilai, pancasila bersifat fundamental dan universal bagi manusia baik hidup bermasyarakat, maupun berbangsa dan bernegara. Maka nilai-nilai tersebut kemudian dijabarkan dalam norma-norma yang jelas sehingga merupakan suatu pedoman. Norma-norma tersebut merupakan tingkah laku manusia. Dalam kapasitas inilah nilai-nilai pancasila dijabarkan dalam bentuk norma-norma etika, sehingga pancasila merupakan sistem dalam etika bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

B.       Rumusan Masalah

a.       Apa pengertian etika?

b.      Apa saja etika pancasila?

c.       Bagaimana pancasila sebagai solusi masalah bangsa?

 

C.       Tujuan Masalah

a.    Untuk mengetahui pengertian etika

b.    Untuk mengetaui etika pancasila

c.    Untuk mengetahui pancasila sebagai solusi masalah bangsa

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.   Pengertian Etika

Secara etimologi etika berasal dari bahasa yunani kuno yaitu ethos yang berarti watak, sikap, dan cara berpikir, kebiasaan atau adat. Etika adalah kelompok filsafat praktis (filsafat yang membahas bagaimana manusia bersikap terhadap apa yang ada) dan dibagi menjadi dua kelompok. Etika merupakan suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral. Etika adalah ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran tertentu dengan dengan berbagai ajaran moral. Etika dibagi menjadi dua kelompok yaitu sebagai berikut:

a.       Etika umum, yaitu mempertanyakan prinsip-prinsip yang berlaku bagi manusia.

b.      Etika khusus, yaitu membahas prinsip-prinsip tersebut dengan berbagai aspek kehidupan manusia baik sebagai individu maupun makhluk sosial.

 

B.  Etika Pancasila

Nilai-nilai pancasila merupakan nilai-nilai ideal yang sudah ada dalam cita-cita bangsa indonesia yang harus diwujudkan dalam realitas kehidupan. Nilai-nilai tersebut dalam istilah motonagoro adalah nilai yang bersifat abstrak, umum dan universal. Yaitu nilai yang meliputi realitas kemanusiaan dimanapun dan kapanpun. Yang merupakan dasar bagi setiap tindakan dan munculnya nilai-nilai yang lain. Adapun contoh nilai realitas dalam pancasila adalah sebagai berikut:

a.       Nilai ketuhanan akan menghasilkan nilai spiritualitas, ketaatan dan toleransi.

b.      Nilai kemanusiaan, menghasilkan nilai kesusilaan, tolong menolong, penghormatan kerja sama dan lain-lain.

c.       Nilai persatuan menghasilkan nilai cinta tanah air, pengorbanan dan lain-lain.

d.      Nilai kerakyatan, menghasilkan nilai menghargai perbedaan, kesejahteraan dan lain-lain.

e.       Nilai keadilan menghasilkan nilai kepedulian, kesejajaran ekonomi, kemajuan bersama dan lain-lain.

Selanjutnya adapun nilai-nilai pancasila yang dapat kita jumpai adalah sebagai berikut:

a.       Sila pertama: menghormati setiap orang atas kebebasannya dalam menganut agama dan kepercayaannya masing-masing.

b.      Sila kedua: setiap warga negara mendapatkan perlakuan yang sama dimata hukum.

c.       Sila ketiga: bersikap adil dalam mengatasi berbagai masalah dengan jiwa yang bersemangat “Bhinneka Tunggal Ika”, “Bersatu dalam perbedaan”, dan  “berbeda dalam persatuan”.

d.      Sila keempat: kebebasan, kemerdekaan, dan kebersamaan dikembangkan untuk mencapai kemufakatan secara terbuka dalam menata berbagai aspek kehidupan.

e.       Sila kelima: mengebangkan masyarakat yang berkeadilan sosial yang mencakup kesamaan derajat bagi setiap warga negara.

Sila-sila tersebut merupakan satu kesatuan integral dan integrative yang menjadikan dirinya sebagai evaluasi bagi etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Konsekuensinya bahwa norma etis yang mencerminkan satu sila akan mengarahkan sila-sila lainnya.

 

C.  Pancasila Sebagai Solusi Masalah Bangsa

Pancasila memegang penting dalam mengatasi permasalahan yang ada di indonesia, baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena pancasila berkedudukan sebagai sumber dari segala sumber hukum di indonesia. Semua masalah yang ada di indonesia ada pada lima dasar pancasila. Yang mana pada masing-masing sila tersebut memiliki makna tersendiri yang sejatinya merupakan solusi pemecahan masalah bangsa ini.

a.       Ketuhanan yang maha esa. Bahwa negara melindungi setiap warga negara yang memeluk agama yang dianutnya masing-masing.

b.      Kemanusiaan yang adil dan beradab. Bahwa setiap warga negara mendapatkan perakuan yang sama dimata hukum. Indonesia mengakui persamaan antar kewajiban sesama manusia.

c.       Persatuan indonesia. Bahwa seluruh penduduk indonesia adalah saudara, tanpa membedakan suku, ras, adat istiadat dan kebudayaan yang sangat beragam di indonesia.

d.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Bahwa apabila ingin mengambil keputusan harus melalui musyawarah agar tidak ada yang memihak kepada segelintir orang, karena dikhawatirkan ada yang berlaku tidak adil untuk kepentingan kelompok maupun pribadi.

e.       Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Bahwa setiap penduduk indonesia berhak mendapatkan penghidupan yang layak sesuai dengan amanat UUD 1945 dalam setiap kehidupan.

 

BAB III

PENUTUP

A.    A. Kesimpulan

Etika merupakan suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral. Etika adalah suatu ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti ajaran moral tertentu, atau bagaimana kita harus mengambil sikap bertanggung jawab terhadap berbagai ajaran moral (suseno, 1987). Etika dibagi menjadi dua kelompok yaitu etika umum dan etika khusus. Etika umum mempertanyakan prinsip-prinsip yang berlaku bagi setiap manusia, sedangkan etika khusus membahas tentang prinsip-prinsip dalam hubungan aspek-aspek kehidupan manusia.

Pancasila sebagai dasar negara dan dasar filsafat hidup bangsa indonesia pada hakikatnya merupakan suatu nilai yang bersifat sistematis. Oleh karena itu sila-sila pancasila merupakan satu kesatuan yang bulat. Karena pancasila memberikan dasar-dasar yang bersifat fundamental dan universal bagi manusia, baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

B.     B. Saran

Dengan disusunnya makalah Pancasila Sebagai Sistem Etika ini, saya berharap pembaca dapat mengetahui kajian Pancasila lebih jauh lagi, mengenai pembahasan Pancasila Sebagai Sistem Etika dari berbagai sumber yang lainnya.

 

DAFTAR PUSTAKA

PROF. DR. KAELAN, MS. 2020. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Penerbit PARADIGMA yogyakarta.

Susilowati Dwi dan Sudjatmoko. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Winataputra S. udin. 2002. Pendidikan Pancasila. Jakarta: Penerbit Universal Terbuka

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH TASAWUF IRFANI/AMALI : RABI’AH AL-ADAWIYAH, ZUN NUN MISRI, AL-JUNAID, AL-HALLAJ, AL-BUSTAMI (III)

POKOK-POKOK AJARAN ISLAM: IMAN, ISLAM DAN IHSAN, ILMU DAN AMAL (STUDI KEISLAMAN "III")

USHUL FIQH