Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

USHUL FIQH

Nama                     : Susilawati Nim                       : 210101090 Kelas                     : PAI II C Mata Kuliah          : Ushul Fiqih Dosen Pengampuh: Zali Rahman M,Ag   A. Sejarah Imam Hanafi 1. Tahun kelahiran dan meninggalnya imam hanafi Ayah imam hanafi bernama Tsabit,seorang pedagang sutra dikota kuffah. Dan kakek beliau bernama Al-Zutha penduduk asli kabul. Abu hanifah dilahirkan pada tahun 80 hijrah bersamaan (659 Masehi). Kemudian imam hanafi meninggal dunia pada tahun 150 hijriah. Tidak hanya itu menurut Imam Nawawi berpendapat beliau meninggal dalam keadaan tahanan. Diceritakan bahwa sebelum Im...

KEWARGANEGARAAN (SIVIL SOCIETY)

  DISUSUN OLEH KELOMPOK 1. Siti Zulaika (210101087) 2. Sri Rahayu (210101089) 3. Susilawati (210101090) 4. Syarif Hidayat (210101091) Kelas : PAI II C Dosen Pengampu : Drs. Rosyad Yusuf, S.H BAB   I PENDAHULUAN A.     Latar   Belakang Civil   Society   merupakan   sebuah   konsep   yang   pertama   kali   muncul   di   dunia   barat.   Permaknaan   tentang   civil   society   mempunyai   berbagai   variasi   ada   yang   mengatakan   sebagai   masyarakat   sipil,   masyarakat   kewarganegaraan,   masyarakat   madani.   Terjemahan   tersebut   disuguhkan   kepada   publik   dengan   argumentasi...

FILSAFAT UMUM (IDEALISME PLATO)

DISUSUN OLEH KELOMPOK 4 1. Imelda Indriyani (210101032) 2. Iskandar (210101035) 3. Susilawati (210101090) Kelas : PAI I C Dosen Pengampuh : Endang Switri M.Pd.I BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sebagian besar orang mengatakan bahwa filsafat itu sangat susah dan sulit, namun demikian orang-orang tersebut tidak menyadari bahwa keseharian mereka di isi dengan filsafat, atau bisa dikatakan mereka telah berfilsafat dalam kehidupannya. Pemikiran seperti ini didasari, karena pemahaman mereka tentang filsafat masih sangat sedikit dan bahkan belum tau tentang filsafat itu apa. Orang-orang terdahulu hingga sekarang, yang mencintai filsafat atau para filosof mengartikan filsafat yaitu mencintai kebijaksanaan, sehingga ketika berfilsafat berarti mereka telah mencintai kebijaksanaan, namun bukan berarti merasa dirinya sudah benar. Cinta kebijaksaan berarti akan selalu mencari bagaimana mendapatkan kebijaksaan itu, karena hal yang kita cintai tentulah ada usaha untuk mendapatkan hal tersebut. Sej...